Minggu, 16 November 2014

Analisis SWOT pada usaha traveling



Yth Bpk M Firdaus,,
Tugas ini untuk memenuhi nilai kecakapan antar personal.

Kelompok D
Nama : Prasetyo Haryo Putra (201243500211)
             Djaya Wisnu WBL (201243500292)
             Titin Agustina (201243500294)
             Nurmala (201243500254)
             Liana Nurizka (201243500269)



Bapak Tono adalah seorang pengusaha di bidang Travel di wilayah Jakarta. Usaha yang telah digeluti sejak 10 tahun silam telah berkembang pesat. Dari semula hanya memiliki 1 armada saja, saat ini Bapak Tono telah memiliki 25 armada.

Mulai dari jenis L300, Mini Bus, sampai Bus Pariwisata. Usaha angkutan yang berada di bawah bendera "Auto 207" ini dikenal dengan jasa layanan kepada konsumen yang sangat bagus.
mengingat usahanya yang berkembang pesat, Bapak Tono berniat untuk membuka usaha baru yang berhubungan dengan dunia transportasi, yaitu Usaha Angkutan Travel jurusan Jakarta – Bandung. Untuk merealisasikan idenya tersebut, Bapak Tono.

menggunakan analisis SWOT sebagai berikut:

# Strengness / kekuatan
Pengalaman selama 10 tahun di bidang jasa Angkut yang juga merupakan bagian dari bisnis transportasi bisa menjadi kekuatan bagi Bapak Tono untuk memulai usaha travelnya. Selain itu, Bapak Tono juga mempunyai hubungan yang sangat baik dengan pihak dealer dan bank karena selama ini track record usaha jasa angkut Bapak Tono yang menghasilkan cash flow yang sangat baik sehingga pihak bank dan dealer tentu akan memberi kepercayaan kepada Bapak Tono untuk melakukan pembelian armada travelnya dengan cara kredit. Strength dapat kita pertahankan, atau kita tambah dengan mengkonversi setiap Opportunities yang ada, Fokus terhadap Strength untuk mengeliminasi Weakness dan mempersempit ruang gerak Threats/Ancaman.

# Weakness / kelemahan
Menguasai bisnis di bidang jasa angkut belum tentu bisa menguasai juga bisnis di bidang travel. Walaupun sama-sama dalam bidang transportasi namun dalam bisnis travel lebih dominan dalam pemberian jasa/service kepada penumpang. Selain itu, rute yang dipilih Jakarta – Bandung  pp merupakan rute "Primery"  dimana pada rute tersebut sudah terdapat beberapa pengusaha travel yang bermain di dalamnya. Sehingga harga tiket serta kualitas pelayanan menjadi hal yang sangat sensitif.

# Opportunities/peluang
Karena rutenya termasuk rute yang "Primery", peluang untuk bermain di bisnis travel dengan rute Jakarta – Bandung pp masih tetap terbuka. Tinggal menentukan akan bermain di segmentasi pasar yang mana. Bisa bermain di kelas mahasiswa dimana ini termasuk mangsa pasar yang sangat sensitif dengan harga atau bermain di kelas eksekutif dimana faktor pelayanan dan exclusivitas menjadi hal yang sangat sensitif.

# Threats/ancaman
Banyaknya pengusaha travel yang telah bermain di rute ini merupakan ancaman bagi Bapak Tono, terlebih para pengusaha tersebut juga telah berlomba-lomba memberikan service yang bagus untuk para pelanggannya, seperti layanan antar jemput, armada yang baru, harga tiket yang murah, pemberian snack & minuman selama perjalanan, dll. Selain itu, Bapak Tono juga harus bisa mempertahankan kualitas karyawannya mulai dari sopir, ticketting, administrasi, dan lain-lain sehingga tidak akan menciptakan citra yang buruk bagi usaha travel Bapak Tono.

Beberapa Strategy yng dihasilkan dari analisis SWOT:
- S-O or Maxi-Maxi Using strength to maximize an opportunities (Menggunakan kekuatan untuk memaksimalkan peluang)
- W-O or Mini-Maxi Improving capability to maximise an opportunity (Meningkatkan kemampuan untuk memaksimalkan peluang).
- S-T or Maxi-Mini Minimising a threat with a strength (meminimalisir ancaman dengan sebuah kekuatan).
- W-T or Mini-Mini Minimising weaknesses and threats at same time (meminimalisir kelemahan dan ancaman pada waktu yang sama).

Dengan perencanaan dan eksekusi yang baik pula, maka kita bersama-sama yakin bahwa tidak ada lagi yang namanya Threats (ancaman), bila kita dapat mengatasi Weaknesses (kelemahan) dari dalam.

Kesimpulannya :
beberapa langkah dalam perencanaan dan eksekusi yang kelompok kami ketahui, dalam perencanaan tetapi buruk dalam eksekusi menjadikan semua perencanaan kurang berguna,, bagus dalam eksekusi tapi tanpa perencanaan menyebabkan kita tidak fokus pada masalah dan tujuan kita.
Saran :
Untuk meningkatkan kemampuan perusahaan harus dimulai dari segi management perusahaan tersebut, baik dari segi kualitas, kuantitas dan efesiensi waktu.
Dan juga meningkatkan kinerja setiap karyawan dengan memberikan training untuk menambahkan wawasan tentang perusahaan tersebut.
Anyway btw busway... bapak jangan lupa yaa mampir di travel kami :)

Kamis, 27 Desember 2012

Kuliah di Jurusan Teknik Informatika di Universitas Indraprasta PGRI



Untuk melengkapi tugas menulis di blog untuk perkuliahan bahasa indonesia ini,, saya akan bercerita tentang beberapa pendapat saya mengenai tema yang diberikan oleh bapak Randy selaku dosen bahasa Indonesia di Universitas Indraprasta diantaranya sebagai berikut:
-Apa itu Teknik Infromatika??
Teknik informatika adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan informasi, baik dalam bidang komunikasi ataupun nonkomunikasi, di Universitas Indraprasta PGRI teknik informatika menjadi salah satu program studi yang paling banyak diminati oleh para mahasiswa. Program studi ini masuk di dalam Fakultas Teknik, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (FTMIPA), 
-Seperti apa kuliah di jurusan teknik informatika??
Dalam Prodi ini,, mahasiswa dituntut untuk memahami lebih dalam tentang dunia informasi, sehingga mahasiswa dapat beradaptasi dengan dunia di era globalisasi ini,, saya akan menceritakan pengalaman pribadi selama kuliah di jurusan TI Unindra, saya sangat bangga dapat berkuliah di bidang ini, karena selain dapat menambah wawasan saya, perkuliahan ini juga sangat membantu untuk menghadapi dunia saat ini.
mungkin sekian yang dapat saya ceritakan, mohon maaf apabila ada kesalahan kata.
Terimakasih

Minggu, 02 Desember 2012

Paragraf Yang Padu

Tugas Paragraf Yang Padu

PERKULIAHAN DALAM JARINGAN (DARING)

    Pada zaman sekarang semua hal sudah berbau teknologi, salah satunya adalah di bidang pendidikan. Pada perkuliahan daring ini saya sedang membuat salah satu tugas Universitas Indraprasta PGRI yang sudah memanfaatkan teknologi di dalamnya, sebagai contoh mata kuliah bahasa indonesia. Pada tugas mata kuliah bahasa indonesia ini saya bermaksud untuk membuat sebuah paragraf yang padu dan dipostkan pada blog ini. Dalam hal ini seluruh mahasiswa teknik informatika diwajibkan tidak hanya memahami teknologi informasi saja, melainkan sastra yaitu menilai suatu paragraf padu atau tidak. Sebuah paragraf yang padu dapat dilihat dari struktur kata yang berkesinambungan dan saling terikat antara bait satu dengan bait yang lainnya, itulah syarat agar sebuah kalimat menjadi paragraf yang padu. Terima kasih kepada bapak Randi Ramliyana yang telah menjelaskan bagaimana paragraf yang padu dapat dibuat.

PRASETYO HARYO PUTRA
201243500211
SIB

Jumat, 23 November 2012

My Story


Nama                      : Prasetyo Haryo Putra                                                                            
NPM                       : 201243500211                                                                             
 Mata Kuliah            : Bhs Indonesia                                                                         
 Nama Dosen           : Randi Ramliyana                                                                              
 Kelas                      : S1B       
       
Perkenalkan, nama saya Prasetyo,, biasanya dipanggil Pras atau Tyo, saya ingin bercerita beberapa pengalaman hidup saya sejak menjalani kuliah, walaupun rasanya berat menjalani hidup sambil kerja dan kuliah, sayapaksakan saja demi masa depan yang cerah dan gemilang. 
 Saya adalah anak pertama dari dua bersaudara, adik saya masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP), berhubung saya adalah tulang punggung keluarga, jadi saya harus giat dalam mencari sesuap nasi demi keluarga dan diri sendiri tentunya. Saya lahir di Jakarta 19 tahun yang lalu, saat ini saya tinggal bersama seorang adik dan kedua orang tua saya. Saya berkampus di Universitas Indraprasta PGRI, atau biasa disebut UI RANCO, hmm pelajarannya cukup mudah, tetapi kadang membuat pusing kepala. 
 Hari pun berlalu, hari demi hari saya lewati bersama teman teman satu perjuangan saya. Tidak tau kenapa hari ini saya mempunyai perasaan tidak enak, eh benar saja, hari ini saya mendapat tugas dari mata kuliah bhs Indonesia, tugasnya adalah menulis sebanyak lima lembar, terserah mau cerita apa saja boleh. Huft sungguh tugas yang membosankan. Baiklah dengarkan cerita saya                       
 Pagi ini saya bangun jam 7 pagi, diluar kebiasaan saya yang belakangan  bangun tidur rata-rata diatas jam 8, untuk kebanyakan orang mungkin gampang untuk bangun pagi tapi bagi saya itu jadi hal yang sulit, faktor tugas pekerjaan yang melanda tiap malam dan harus menyelesaikan tugas kampus hingga larut malam menyebabkan saya harus melewatkan bangun pagi tiap harinya.                          
 Hari ini saya ada janji dengan salah satu teman untuk menghadiri pertemuan antar karyawan di kantor pusat, hal inilah menyebabkan saya “terpaksa” bangun lebih cepat, tapi tak apalah hitung-hitung saya bisa merasakankan kembali suasana pagi yang ramai. Ramainya  tapi gak kayak dipasar, ramai dengan kesibukan khas warga komplek di pagi hari ada yang duduk di depan kamar sambilan pegang cermin, ada yang mau mandi dan ada ada juga yang siap untuk ke kampus atau tempat kerja plus suara alunan music rock dari band Avengend Sevenfold, System Of Down, Bullet For My Valentine dan kawan-kawan  yang selalu menggema di kosan sebelah tiap paginya tapi untunglah asal suara musiknya tidak persis dekat kamar saya jadi gak sedikit menggangu tidur  saya di pagi hari.                                                                
 Kampus, sudah sebulan lebih saya datang ke kampus, sudah lama tapi rasanya baru beberapa hari gak ke kampus waktu memang cepat berlalu. Saya ke kampus bareng teman saya, sedikit informasi tentang teman saya satu ini asli Bukittinggi dengan ciri-ciri fisik tinggi  172 Cm berat 52 Kg , rambut keriting, berkacamata dan katanya dia lebih ganteng dari saya. Saya dan teman-teman sekampus  biasanya memanggil dia Harri dengan panggilan Kitiang atau Q-think (atau Keriting dalam Bahasa Minang) merujuk pada rambutnya Harri yang keriting kayak mie sedap.                                                                                          Saya naik motor bareng Kitiang ke kampus,,, perjalanan dari kosan ke kampus  saja hingga sampai masuk gerbang kampus, namun tiba-tiba hujan dengan derasnya,, kami sudah prediksi bakal hujan karena memang awan sudah mendung, tapi dari pada kami telat ngampus, Alasil teman saya dimana dosen pembimbingnya juga dosen pembimbing saya dan Qthink. Hujan turun deras dengan terpaksa kami harus berteduh di salah satu halte bus dekat kampus yang sudah penuh dengan para mahasiswa yang juga ikut berteduh disitu.. sambilan berdiri menahan  kedinginan  tiba-tiba ada seseorang yang bertanya pada saya.
Mr. X : Mas, Kuliah di Unindra ?
Saya : Ya,,,
Mr. X : Numpang tanya, bang… dimana tempat lapangan Badminton?
Saya : ….. (diam mode : on)
sambil diam saya pikir sepertinya gak pernah ada lapangan Badminton di Unindra (kampus saya) kalaupun ada mungkin Ruangan Auditorium yang multi fungsi di sulap jadi Lapangan Badminton, dari pada saya ragu saya tanya aja ke Kiting.
Saya : Tink, Tau gak dimana Lapangan badminton ?
Q-think : Gak tau gue coy… rasanya ndak ada di Unindra Ko lapangan Badminton, kalo lapangan parkir ada!
Mr. X : @#$%
Tiba-Tiba ada yang menjawab
Mr. Penolong : di gedung Aneka Tambang bang, Ikut tanding Badminton, bang
Mr X : Ya, dimana tempatnya, da ?
Mr. Penolong : Terus aja lurus jalan ini
Mr. X : Makasih, Bang
Saya dan Q-think : @#$^*&^* (bengong)
Ya, Beginilah nasibnya kalo baru ke kampus jadi  tidak tau ada kegiatan, acara, atau perkembangan terbaru di kampus.  Baru sebulan masuk kampus dah ketinggalan banyak informasi ditambah lagi saya orangnya yang gak pernah update info terbaru tentang kampus, gimana kalo udah setahun pasti sudah banyak berubah (ya pastilah). kata Orang Bijak  perubahan  masalah  hanya masalah waktu siap tidak siap perubahan pasti terjadi….  #likalikumahasaiswatingkatakhir        
 Malam ini aku pulang dari kampus saat jam menunjukkan pukul sembilan. Aku terkejut saat sampai di depan pintu rumah. Sosok yang sudah lama tak berkunjung. Mas Agil, beliau adalah mantan penghuni rumah ini. rumah yang beralamat di Keputih 3A No. 1 Jakarta Selatan.                                                    Untuk sebuah alasan tertentu mas Agil kembali ke Jakarta. Sudah lama beliau tinggal di Aceh. Beliau menjadi dosen di salah satu Politeknik disana. Sampai malam semakin larut kami saling berbagai cerita. Tapi nampaknya beliau lebih banyak bercerita daripada aku. Inilah sepenggal ceritanya. 
 Bulan pertama masuk, mahasiswa politeknik dikenalkan dengan peraturan kampus. Peraturan yang ditulis dalam pasal-pasal itu harus dipahami oleh semua mahasiswa. Peraturan itu berisi mekanisme kampus, pelaksanaan studi, pelanggaran, dan sanksi bagi mahasiswa. Mas Agil bercerita bahwa dalam satu kelas yang pada awalnya berjumlah 32 orang berkurang hingga 23 orang. Sembilan lainnya di Drop Out (DO) karena melanggar peraturan, mendapatkan SP 1, 2, 3 dan akhirnya DO. 
 Namun yang membuatku terkesan adalah ketika mas Agil menceritakan sistem pendidikan di kampus tersebut. Mahasiswa masuk mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore dari Senin sampai Jumat. Dalam sepekan, mahasiswa mendapatkan 2 hari materi dan 3 hari praktikum.
Sebagai contoh mahasiswa politeknik akutansi. Sistem di politeknik itu mewajibkan mahasiswa akutansi saat datang ke kampus dalam keadaan berpakaian kantor. Berjas, sepatu kantor, dan dasi. Ruang praktikum diseting bak ruang kerja kantoran. Mata kuliah pertama adalah mengetik sepuluh jari. Jadi mahasiswa akutansi seminggu pertama kuliah harus berlatih menggunakan sepuluh jarinya untuk memencet keyboard. WOW! Selanjutnya pelajaran menghitung uang dengan cepat, managemen, dll.
Kurikulum politeknik ini sangat flexible. Jadi penentuan matakuliah, sks, praktikum dan sistem pendidikannya disesuaikan dengan kebutuhan industri yang ada. Kurikulum ditentukan dari rapat dosen dan pihak industri sehingga pendidikan kampus sejalan dengan perkembangan industi saat ini. Aku melonggo dibuatnya.
Sistem disana disebut ‘Production based on Education’. Mahasiswa dituntut untuk dapat memproduksi suatu barang. Misalkan suatu perusahaan meminta pihak kampus membuat air minum dalam kemasan. Kemudian pihak kampus membagi-bagi kelompok mahasiswa yang sedang praktikum untuk membuat tutup botol, botol, air minum, dan label kemasan. Mahasiswa yang dapat membuat barang tersebut sesuai spec akan mendapatkan nilai A begitu juga sebaliknya. Barang yang dibuat tersebut kemudian diproduksi sehingga pihak kampus juga mendapat keuntungan.                                                                  
Mahasiswa politeknik dengan banyak sekali praktek dalam pengajarannya ini dipersiapkan untuk benar-benar siap dilapangan kerja. Untuk magang sendiri diberikan waktu satu semester sampai mahasiswa tersebut benar-benar memiliki skill yang bagus. Tidak jarang mahasiswa tersebut saat magang sudah ditawari untuk bekerja ditempat dia magang. Saat wisuda pun, banyak lulusan yang tidak menghadirinya dikarenakan sudah diterima bekerja di Industri. Saat bursa karier diadakan pun mahasiswa lulusan politeknik banyak yang masuk tanpa tes.             
 Berbeda dengan mahasiswa S-1 dan sistem pembelajarannya yang saya rasakan saat ini. Namun apapun itu, suatu sistem pasti memiliki kelemahan. Kelemahan dalam sistem pendidikan di kampus politeknik adalah ilmu sosial yang kurang karena mahasiswa yang dituntut untuk praktek terus-menerus memiliki kepribadian yang kaku. Ilmu komunikasi, leadership, managemen, dan decision making kurang didapat didalam sistem tersebut.                                                      
 Setelah mesin pembuat pusing itu nyeloteh panjang lebar, dengan berat hati, saya langsung menstop pembicaraan berhubung haru sudah larut. Bila tidak distop maka habis lah saya mendengar ceritanya sampe pagi. Besok sudah kembali ketempat kerja dan malamnya kembali kuliah, ya tuhan semoga tidak ada lagi tugas yg bikin ribet kya gini, #upz ngarep.                                                       
 Begitu beratnya mencari sesuap nasi, tetapi saya harap tuhan punya jalan untuk saya lebih baik di masa depan. Apakah sudah lima lembar belum ya,, hhe. Ternyata sudah. Baiklah berhubung waktu dan tangan saya sudah pegel menulis panjang lebar tanpa pikir panjang. 
 Ya sekiranya cukup sekian dari saya, saya bingung mau nulis apalagi hhe,,Di atas adalah beberapa cerita yang saya alami di kehidupan saya, tadinya saya ingin bercerita tentang perjalanan cinta, tetapi saya pikir itu sudah biasa. Oleh sebab itu sya membuat cerita tentang yang saya alami di kehidupan saya lampau, mohon maaf bila cerita saya kurang berkenan. Trimakasih.